Showing posts with label Biskuit/Cookies/Kue Kering. Show all posts
Showing posts with label Biskuit/Cookies/Kue Kering. Show all posts

Thursday, April 30, 2020

RAINBOW COOKIES




Bismillah
Assalamu'alaikum
Hari ini iseng sama Jihan bikin cookies. Yang didalam foto ini adalah hasil buatan Jihan. Masya Allah tabarakallah 💕💕💕. Masya Allah ini resep dadakan, alias asal dan alhamdulillah enaak, pas manis dan gurihnyaa, wangiii 🤤🤤🤤. Anak-anak buka puasa langsung menikmati dan bilang enaakk. Alhamdulillah. In syaa Allah mau bikin versi cokelatnya 🤤.


OREO CAKE




Bismillah
Assalamu'alaikum

Jujur ini adalah percobaan pertama 🤭. Tidak liat contekan, asal cemplung saja 🤭. Karena baik HP maupun laptop dipakai oleh anak-anak untuk KBM online. Deg degan bakalan bantet 🤭. Alhamdulillah senangnya melihat adonan mengembang didalam oven. Setelah matang pun tidak mengkerut dan tidak turun. Saya bingung mau dikasih nama oreo cake atau brownies. Karena ini seperti brownies. Setelah dingin, semakin lama rasanya semakin enak dan manisnya pas. Biskuit oreo yang ada diatas cake tersebut menjadikan setiap gigitan manisnya menjadi pas.  Karena menurut saya biskuit oreo itu termasuk biskuit yang manis sekali.  Jadi sudah oke apabila tidak ditambahkan gula lagi. .


Tuesday, August 13, 2019

COOKIES BROWNIES HAAN



Assalamu'alaikum
Bismillah
Cookies ini renyah, cocok disajikan bersama teh tawar, kopi yang rada pahit, dan susu uht dingin. Alhamdulillah enaak.

Friday, December 7, 2012

BISKUIT ALMOND TEPUNG PANIR


Biskuit ini merupakan biskuit percobaan untuk menghabiskan putih telur dan tepung panir (tepung roti). Berhubung punya almond maka dicampurlah semuanya. Rasanya manis dan gurih. Yang pasti biskuit ini renyah. Nur El simpan dalam wadah tertutup selama 2 minggu, hasilnya masih renyah. Kalau tidak disimpan khusus untuk suami tercinta pasti sudah habis sama Rafif dan Razaan. Karena baru keluar dari oven saja mereka sudah siap-siap mengambilnya. Dan setelah biskuitnya dingin langsung disantap  tanpa berhenti. Biskuit ini juga dijadikan bekal untuk Rafif  kesekolah. Dan saat Rafif pulang, biskuit ini habis, ludes, tak tersisa didalam kotak kuenya.

Monday, November 19, 2012

BOLA-BOLA COKLAT BERLAPIS COKLAT (biskuit marie)




Judulnya masih ketagihan dengan bola-bola coklat. Tadi siang sepulang sekolah Rafif sudah membantu Nur El membuat bola-bola coklat ini. Tetapi susu kental manis yang dipakai berwarna putih (ini permintaan Rafif). Saat dibaluri dengan meises kok hasilnya jelek banget. Akhirnya Nur El mencairkan DCC dan melapisi bola-bola biskuit itu dengan DCC tersebut. Jadi cantik deh. Seperti biasa bola-bolanya habis dengan cepat, jadi Nur El membuat yang baru untuk dijadikan bekal Rafif kesekolah. Oh iya foto diatas foto saat coklat sudah dimasukkan kedalam kulkas, jadi embunnya terlihat.Ini dia Bola-bola Coklat Berlapis Coklat Nur El.

BOLA-BOLA COKLAT BISKUIT MARIE BERTABUR MEISES



Bola-bola coklat ini buatan Rafif dan Razaan. Berawal dari diadakannya pelajaran memasak disekolah maka Rafif mau mengajari Nur El cara membuat kue ini. Beneran loh. Begini cara dia menyampaikan, "Ma, nanti Rafif ajarin ya ma." Jadi kata Rafif bahan-bahannya susu, biskuit, dan meises. Nah, jadilah Rafif dan Razaan membuat kue ini. Mumpung masih liburan. Yang lucunya, selesai membuat langsung disantap dan bilang, "Mmmmm enak ma". Hi hi hi mereka yang membuat mereka yang memuji diri sendiri. Kayak siapa yaaaa. Yang pasti ludes dengan cepat. Tapi sayang selesai memakan kuenya Razaan ngambek tidak mau difoto, ternyata dia mengantuk. Selesai urusan membuat kue dan mencuci piring, kita tidur siang deh berempatan. Ini dia takaran yang Nur El pakai untuk membuat bola-bola coklat biskuit marie bertabur meises.

Monday, October 25, 2010

BANGKET JAHE COKLAT




Saat Nur El membaca email dari teman-teman dimilis NCC yang berisi sedang diadakan Bangket Week, Nur El langsung berpikir sempat tidak yah untuk ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut. Ternyata alhamdulillah sempet juga membuat kue bangket untuk ikutan Bangket Week.

Friday, September 3, 2010

KASTENGELS



Saat mbak (pbt) mencoba 2 macam resep yang Nur El buat, dia lebih suka yang ini dari pada resep kastengels yang satunya lagi, resepnya ada disini. Kalau gurih, renyah dan enaknya sama, tapi menurut selera dia yang ini asinnya pas. Kalo kata mbak (pbt) asinnya pas seperti kastengels yang dia suka beli setiap lebaran. Nah bingung mana yang enak.Yang mana saja sesuai lidah masing-masing. Tapi yang ini lebih ekonomis dari resep yang pertama. Dan untuk resep yang ini sekali makan, pingin makan lagi, lagi, dan lagi..... terussss. Kayaknya resep ini yang akan sering dipakai nih...:)

KASTENGELS GURIH DAN RENYAH


Percobaan pertama membuat resep kastengels. Buatnya saat menunggu sahur. Hasilnya empuk banget dan mudah hancur saat dimakan, kalo soal rasa enak. Itu komentar yang Nur El dan suami rasakan saat makan kastengels itu disaat sahur. Karena mudah hancur, Nur El coba bikin resep yang baru, disini resepnya. Tapi setelah berbuka puasa Nur El  coba lagi. Ternyata kastengels yang ini tidak cepat hancur saat dimakan....mmmmmh pokoknya Nur El dan suami suka, renyah dan asinnya pas buat Nur El dan suami yang suka asin dan gurih. Tapi kalau untuk dimakan berkali-kali kayaknya cepat berenti makannya deh. Mungkin besok-besok bentuknya dirubah agar cepat matengnya. Mungkin juga lama matengnya karena ovennya sering Nur El buka-buka untuk melihat apakah sudah matang atau belum (yah namanya juga baru pertama kali jadi tidak tahu lama waktu yang pas untuk memasak kastengels ini dengan menggunakan oven Nur El). Besok-besok dicoba lagi ah....

Silahkan dilihat juga resep kastengels gurih, renyah, yang lebih ekonomis, dan bikin kepingin makan terus, resepnya ada disini.

Wednesday, September 1, 2010

CHOCO CHIP CHOCOLATE COOKIES


Seperti biasa kalau sudah main oven-ovenan suka bikin ketagihan. Setelah membuat Dates Cookies mulailah berimajinasi ingin membuat tekstur cookies yang renyah. Berdasarkan beberapa pengalaman yang lalu akhirnya Nur El coba bikin resep lagi untuk Choco Chip Chocolate Cookies. Nur El coba merubah telur utuh menjadi kuning telur saja, karena ingin mendapatkan tekstur yang renyah. Maka jadilah resep jadi-jadian lagi. Kalau ada yang merasa resepnya sama maaf yah karena ini asli karangan Nur El pakai ilmu kira-kira (karena belajar bikin kue juga ga pakai kursus jadi semua takaran pakai ilmu kira-kira).

Alhamdulillah hasilnya Nur El suka, teksturnya itu seperti cookies atau biskuit yang sudah punya merk. Tekstur cookies ini baru keluar dari oven sudah renyah. Mmmmmmmmh jadi pingin buat yang rasa keju. Nanti ah kalau anak-anak sudah tidur. Eits jangan dikira Nur El boros yah karena sebagian hasilnya Nur El bagi ke orang-orang yang Nur El cintai. Ayo semangat bikin cookies.


DATES COOKIES (Kukis Kurma)


Ini resep jadi-jadian dari Nur El karena mau memanfaatkan kurma yang tidak dimakan oleh papa. Setelah cookiesnya matang Rafif langsung minta, padahal baru keluar dari oven. Akhirnya Rafif harus menunggu dulu sampai cookiesnya dingin baru deh disantap...nyam. Eh ..... dia bolak-balik mengambil cookies didalam toples. Seperti biasa dia bilang, "Ma, enak". Selama Nur El masak Rafif dan Razaan membongkar semua buku bacaannya di lemari, berantakan banget deh rumahnya. Selesai bikin cookies, sambil mencuci piring Nur El minta tolong Rafif merapikan buku-buku tersebut.
Setelah itu Nur El bikin cookies lagi. Namanya Choco chip Chocolate Cookies resepnya ada disini.

Cookies ini empuk dan kalau habis memakannya akan terasa menempel di gigi, lengket-lengket gitu. Bikin ketagihan deh memakannya. Cookies ini tidak serenyah Choco chip Chocolate Cookies. Tapi memberikan sensasi cookies yang berbeda.

Tuesday, August 31, 2010

LIDAH KUCING


Nur El pernah buat lidah kucing keju yang resepnya ada disini. Dari resep tersebut Nur El bikin resep ini, hanya saja gulanya Nur El kurangi, ikutin selera suami aja. Papa bilang sudah cukup manisnya, tapi ini selera suami Nur El yah. Kalau mau lebih manis tinggal ditambahin  gulanya. Sekali makan, pingin lagi, lagi, dan lagi. Mau tahu siapa yang bolak-balik mengambil lidah kucing ini? Yup betul, siapa lagi kalau bukan papa dan Rafif.

Sebenarnya cara membuat lidah kucing ini pengocokan margarin dan butter terpisah dengan pengocokan putih telur. Itu yang Nur El lihat di salah satu acara televisi Discovery Travel & Living. Tapi berhubung saat bikin lidah kucing keju (putri salju yang gagal) kok rasanya seperti lidah kucing jadi deh ngocoknya tidak dipisah-pisah, biar ringkes. Eh pas baca resep NCC ternyata sama juga ngocoknya tidak dipisah-pisah. Semakin pede deh dengan gaya sesatnya hi hi hi. Berhubung Nur El sudah beli cetakan lidah kucing, untuk kali ini bentuk lidahnya lebih rapih deh. Cara memakai cetakannya dengan cara dibalik. jadi posisi cetakan yang ada cekungannya diatas.

Thursday, August 26, 2010

PUTRI SALJU KEJU BULAN SABIT



Alhamdulillah selesai juga hari ini bikin kue kering, padahal hari ini kaca mata Nur El belum jadi. Kata penjaga optiknya Jum'at sore baru jadi. Nur El punya ukuran minus dan silinder yang besar jadi agak-agak pusing kalo tidak memakai kaca mata. Harus mengganti kaca mata karena tangkainya dipatahin oleh Razaan sewaktu Nur El sholat. Balik lagi deh ke cerita putri salju keju bulan sabitnya. Sudah beberapa kali bikin putri salju, Nur El bentuk bulat (bisa dilihat disini). Maksudnya biar cepat buatnya. Saat Nur El bawa kerumah orang tua (baru contoh), dapat masukkan dari adik, kakak, dan abang. Kata mereka dibikin bulan sabit aja, jadi ukurannya tidak terlalu besar. Kalo rasa menurut mereka sudah enak. Putri salju ini adonannya tidak memakai kacang mete dan telur. Tapi teksturnya tetap empuk dan renyah. Nur El bikin resep ini biar simpel dan ga ribet, karena Nur El masih punya 2 anak yang kecil-kecil tapi punya keinginan yang besar untuk bikin kue lebaran agar bisa dibawa pulang kampung untuk mertua dan nenek. Satu resep kurang lebih menjadi 60 putri salju keju bulan sabit.

SAGU KEJU



Bikin kue kering lagi nih. Sebenarnya sudah dari beberapa hari yang lalu membuat kue kering. Tapi hari ini lagi pingin ditulis lagi. Resepnya masih sama dengan resep yang kemarin-kemarin (bisa dilihat disini). Tapi beberapa kali buat Nur El bikin ukuran 100 gr butter diganti menjadi 30 gr margarin dan 70 gr butter. Dan karena masih belajar main spuit, bentuknya masih Nur El ganti-ganti setiap membuat satu adonan (tepung sagu 250 gr). Ini dia resepnya sagu keju tidak memakai santan.

Wednesday, August 18, 2010

PUTRI SALJU KEJU


Sudah baca  resep Nur El lidah kucing keju (resepnya ada disini ) yang rasanya ngeju dan butter banget. Nah dari pengalaman tersebut dibuatlah resep Putri Salju Keju ini, tanpa telur. Setelah membuat Sagu Keju (resepnya disini ) yang sudah habis, sebagian besar dihabiskan sama Rafif. Dia seneng banget sama kue sagu keju. Awalnya Rafif tidak mau menyentuh Putri Salju Keju ini, tapi setelah merasakan kenikmatannya, wuiiiiiiiih doyan juga dia sama Putri Salju Keju. Rafif bilang, "Ma, kuenya ada saljunya". Rafif...Rafif ...hi hi hi. Setiap bangun tidur yang dicari kedua kue ini.

Kue yang dibuat untuk orang rumah sudah ludes padahal belum lebaran hi hi hi. Tapi ga apa-apa yang penting Rafif dan papa suka kuenya, rasanya seneng banget.


Monday, August 16, 2010

SAGU KEJU BUTTER


Ini pertama kali bikin sagu keju. Seperti biasa resepnya ala Nur El yah.

Adonan yang pertama keju parutnya Nur El aduk pakai mikser agak lamaan sehingga adonannya cendrung licin. Pas buat adonan yang kedua, keju parutnya Nur El masukkan setelah campuan adonan dan tepung tercampur sempurna, tidak grindil-grindil. Aduk sebentar keju parut dengan menggunakan mikser, jadi kejunya tidak hancur banget. Kayaknya Nur El suka cara ngadonin yang kedua jadi setelah dipanggang kejunya keliatan bintik-bintik.

LIDAH KUCING KEJU

Tadinya mau bikin putri salju, jadinya malah Lidah Kucing Keju. Butter dan margarinnya banyak, jadi kue kering ini rapuh banget..

Karena baca sana-sini butter harus dikocok sampai pucat, maka Nur El kocok lah hingga pucat dan mengembang. Lah tapi adonannya malah lembek dan lembut, ga bisa dicetak. Terus Nur El masukin kulkas kurleb 4 jam. Setelah itu adonan dikeluarkan dari dalam kulkas. Ternyata masih lembek juga. Adonan Nur El masukin keplastik segitiga, lalu diikat. Dimasukin lagi ke kantung plastik segitiga yang pada bagian ujungnya sudah diberi spuit bintang. Lalu semprot diloyang. Setelah dipanggang ...loh kok meleber, wah kelamaan ngocok nih. Tapi setelah matang dan dingin, dimakan kres, empuk banget, langsung lumer dimulut. Papa aja doyan, rasanya pingin lagi..lagi..lagi ...dan lagi...:)



Tuesday, August 3, 2010

CHOCO CHIP CHOCO CORN FLAKES COOKIES


Seperti biasa memanfaatkan putih telur sisa bikin roti, Corn flakes rasa coklat yang belum habis, dan chocolate chip yang masih banyak. Jadilah satu resep cookies. Enaknya makan cookies ini sambil dicelupin kedalam minuman coklat panas yang tidak terlalu manis....mmmmmh uenaknya...:)

Thursday, December 31, 2009

KUE CINCIN BETAWI ala Nur El




Dua hari mengerjakan kue ini selain makanan dan masakan yang lain. Tapi yg ini pualiiiing hueboh. Tapi berhubung kue ini kesukaan ayah (ompung) jd semangat ngerjainnya.

Beberapa hari yg lalu mantan mbak kesayangan Nur El dateng kerumah, dia kangen sama Nur El ;p. Mbak Naomih dan ibuny dateng bawa kue cincin, ikan bandeng 3 ekor yg besar2 dan seger, dan buanyaaaaaaak rambutan. Pas ditanya kuenya siapa yg buat? Eh dia bilang si nenek yg buat, langsung deh Nur El tanya cara membuatny Tapi nenek hanya memberikan resepnya ga kasih tau secara rinci bagaimana buatnya. Resep dari beliau 500 gr tepung beras, 500 gr gula merah, dan 1 butir kelapa. Kata nenek (ibunya si mbak) kelapanya ga usah disangrai.